Minggu, 21 Februari 2016

Materi Biologi- Fertilisasi/Pembuahan

                                                  Fertilisasi atau pembuahan

Fertilisasi adalah proses peleburan inti antara sel telur dengan spermatozoa. Ketika sel telur dilepaskan dari folikel di dalam ovarium, maka sel telur akan  menuju ke tuba fallopi (saluran oviduk). Apabila pada keadaan tersebut terjadi hubungan seksual, maka spermatozoa akan dapat membuahi ovum dalam saluran tuba fallopi tersebut.
Sebelum terjadi fertilisasi, pada permulaannya terlebih dahulu terjadi proses yang dinamakan kopulasi atau persetubuhan. Adanya kopulasi menjadikan sperma yang bercampur dengan air mani (semen) masuk ke dalam saluran reproduksi wanita (vagina). Kemudian secara alami sperma akan bergerak menuju ke ovum (sel telur) karena Ovum mengeluarkan sinyal kimia khusus untuk memanggil si sperma tersebut. Perjalanan sperma ke sel telur tidaklah mudah, banyak sperma yang mati dalam perjalanan. Hal tersebut dikarenakan kandungan asam dalam rahim yang tinggi. Untuk mengatasi hal tersebut maka jumlah sperma yang dikeluarkan haruslah banyak sehingga akan membantu menetralisir kandungan asam tersebut.
Dari sekian juta sperma yang masuk, hanya ada satu satu yang berhasil membuahi ovum. Untuk membuahi sel telur tesebut, sperma mengeluarkan enzim hialuronidase dan enzim  proteinase. Oleh kedua enzim tersebut, sel telur dapat ditembus oleh sperma. Proses penembusan sel telur  memerlukan waktu tertentu. Sebabnya, sel sperma harus menembus tiga lapisan sel telur yang berturut-turut adalah  korona radiata, zona pelusida, dan membran plasma.
Pembuahan sperma  pada sel telur akan menghasilkan sebuah zigot yang bersifat diploid (2n = 23 pasang kromosom). Selanjutnya, zigot akan bergerak menuju uterus melalui oviduk (tuba fallopi).  Pada saat bergerak ke arah rahim, zigot berkembang menjadi morula dalam waktu empat hari. Kemudian melakukan pembelahan lagi dan berkembang menjadi  blastula. Perkembangan selanjutnya, sel-sel bagian dalam blastula akan berkembang menjadi bakal janin. Kurang lebih lima hari setelah fertilisasi, bakal janin menempel pada endometrium dan prosesnya dinamakan implantasi. Implantasi ini dapat menyebabkan kehamilan. Bisa dilihat gambar berikut ini.

Demikian saya ucapkan terima kasih untuk kunjungannya, semoga bermanfaat bagi kita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar